Selamat Datang.......... Silahkan

Kecerdasan spiritual merupakan puncak manifestasi segala amal ibadah dan perbuatan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari semua orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Di samping itu, mereka juga tidak lupa “berdoa” memohon kepada Tuhan agar dilancarkan semua urusan dan pekerjaannya tersebut.

Ternyata dalam realitasnya, mereka tidak sekedar kerja keras guna menanggapi apa yang mereka inginkan atau yang mereka cita-citakan. Di samping itu, mereka juga melaksanakan ibadah shalat, bahkan sebagian ada yang berpuasa.

Yang menjadi persoalan adalah apa tujuan mereka melakukan shalat dan puasa? Kalau mereka bekerja dan belajar, jelas tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhannya. Tetapi kalau shalat dan puasa? Minimal ada tiga hal yang mereka harapkan dari shalat dan puasa terkait dengan berbagai hal di atas.

Pertama, shalat dan puasa untuk memenuhi tuntutan beragama. Dalam hal ini, banyak dijumpai umat Islam yang memandang bahwa pengamalan ibadah seperti shalat dan puasa tidak ada hubungannya sama sekali dengan bekerja, belajar, dan prestasi serta kualitas hidup. Umat Islam pada level ini bisa dikatakan memisahkan agama dan ilmu dalam kadar tertentu. Bahwa orang sukses atau tidak merupakan usaha orang tersebut dan tidak pandang ia shalat dan puasa atau tidak. Oleh karena itu golongan ini dengan tegas mengatakan bahwa: “Tidak ada kaitan yang erat antara gagal dan suksesnya seseorang dengan segala bentuk peribadahanya; orang yang gagal dalam menggapai cita-cita bukan karena banyak dosa dan orang yang berhasil mencapai kejayaan dalam hidupnya bukan karena ketaatan pada Tuhan”. Begitulah argumen mereka dalam memisahkan antara akal dan wahyu, ilmu dan agama, serta amal dan iman.

Statistics Visitors
  • Today Visit: 13
  • Yesterday Visit: 13
  • Week Visit: 201
  • Total Visit: 139,258

Copyright © 2015. All Rights Reserved.

Alamat: Jln. Tanjung Api-api Pesantren Aulia Cendekia Talang Jambe Sukarami Palembang. | Login Admin