Selamat Datang.......... Silahkan

Ir. H. MS. Kaban. SE. M.Si, lahir di Binjai, Sumatera Utara, 5 Agustus 1958 adalah mantan Menteri Kehutanan RI pada Kabinet Indonesia Bersatu. Sebagai Menteri Kehutanan RI tentunya tidak sedikit tantangan yang dihadapi, apalagi saat itu, MS. Kaban sangat konsen untuk memberantas illegal loging.

Jauh sebelum menjabat Menteri Kehutanan RI, MS. Kaban pernah aktif dalam pengembangan sumber daya manusia di Jakarta Public Relation, dan terjun meneliti potensi ekonomi wilayah Taman Nasional Gunung Leuser pada 1992. Kemudian ia juga Ketua Tim Penelitian Potensi Ekonomi Lemah di tahun 1993, serta menjadi peneliti muda pada Studi Pengkajian Strategi Pengusahaan Anak Perusahaan Joint Venture Pertamina pada 1994.

Sebagai orang yang berjiwa pejuang, sewaktu muda MS. Kaban berjuang untuk bangsa ini sebagai aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII). Semasa menjadi mahasiswa di Universitas Jayabaya, seperti dituturkan MS. Kaban, pernah terjadi perkelahian antara mahasiswa Universitas Jayabaya dengan anak Ambon. Ada sekitar 40 anak Ambon menyerang mahasisa dikampus karena sehari sebelumnya ada anak Ambon yang dipukul salah seorang mahasiswa Universitas Jayabaya.

Dalam perkelahian itu, mahasiswa Jayabaya banyak yang berlarian. Namun, MS Kaban dan beberapa aktivis mahasiswa tidak ikut berlari sebab mereka merasa tidak bermusuhan dengan anak-anak Ambon tersebut. Karena sikapnya ini, anak-anak Ambon menganggapnya melawan. Lantas, tanpa basa-basi, anak-anak Ambon menghajar MS. Kaban, baik menggunakan tangan kosong maupun senjata tajam. Anehnya, tak satu pun “bogem” atau senjata tajam itu mengenai tubuh MS. Kaban.

Di samping itu, MS. Kaban menceritakan, bahwa pernah ada orang yang memberitahu beliau bahwa ada seorang disuruh oleh seorang pengusaha mencari seorang dukun untuk membunuh MS. Kaban. Setelah orang tersebut menemui dukun tersebut, ternyata sang dukun telah mengetahui maksud kedatangan orang itu. Lantas dukun itu mengatakan kalau ingin menghabisi MS. Kaban, maka orang itu harus menyiapkan tumbal, karena untuk membunuh MS. Kaban bukan perkara yang mudah. Kemudian orang tersebut bertanya pada sang dukun, apa tumbalnya. Kata sang dukun, tumbalnya anaknya sendiri. Akhirnya, rencana tersebut gagal.

Statistics Visitors
  • Today Visit: 13
  • Yesterday Visit: 13
  • Week Visit: 201
  • Total Visit: 139,258

Copyright © 2015. All Rights Reserved.

Alamat: Jln. Tanjung Api-api Pesantren Aulia Cendekia Talang Jambe Sukarami Palembang. | Login Admin