Selamat Datang.......... Silahkan

Puasa merupakan salah satu ibadah yang sangat istimewa. Karena puasa merupakan ibadah yang dikhususkan oleh Allah. Sesuai dengan firman Allah: “Puasa hanyalah untuk Aku dan Aku sendiri yang akan memberikan pahalanya.” Ayat tersebut telah cukup untuk membuktikan dan melihat bahwa puasa merupakan ibadah yang sangat istimewa, karena diperuntukkan bagi Allah SWT dan Allah SWT sendiri yang menilainya. Selain itu, istimewa puasa menjadi salah satu nama pintu-pintu surga bagi orang yang ahli dalam melakukan ibadah yang satu ini.

Sebagaimana ditegaskan dalam hadits-hadits Nabi Muhammad SAW; “Sahal bin Saad Ra., ia berkata: Rasulullah SAW. Bersabda: “Sesungguhnya di dalam surga itu terdapat pintu yang bernama Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk lewat pintu itu pada hari kiamat. Tidak ada orang selain mereka yang masuk bersama mereka. Ditanyakan: Di mana orang-orang yang puasa? Kemudian mereka masuk lewat pintu tersebut dan ketika orang yang terakhir dari mereka sudah masuk, maka pintu itu ditutup kembali dan tidak ada orang yang akan masuk lewat pintu” (HR. Muslim).

Hadits riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: “Rasulullah SAW. Bersabda: Apabila salah seorang dari kalian bangun dalam keadaan berpuasa, maka janganlah ia berbicara jorok dan kotor, maka hendaklah ia berkata: Aku sedang berpuasa, aku sedang berpuasa” (HR. Muslim).

Dalam hadits riwayat Abu Said al-Khudri, ia berkata: “Rasulullah SAW, bersabda: Tidaklah seorang hamba yang berpuasa satu hari di jalan Allah, kecuali Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh jarak perjalanan 70 tahun.” (HR. Muslim).

Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW. Bersabda: “Puasa itu adalah perisai. Oleh karena itu, jika salah seorang diantara kalian berpuasa, maka janganlah dia berkata-kata kotor dan tidak juga berlaku bodoh. Jika ada orang yang memerangi atau mencacinya, maka hendaklah dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa (sebanyak dua kali). Demi Rabb yang jiwaku berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum disisi Allah Ta’ala daripada aroma minyak kasturi, dimana dia meninggalkan makanan, minuman, dan nafsu syahwatnya karena Aku (Allah). Puasa itu untuk-Ku dan Aku akan memberikan pahala karenanya dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (Shahih al-Bukhari (III/22) dan Shahih Muslim (III/157).

Dari beberapa hadits di atas dapat disimpulkan bahwa puasa itu merupakan ibadah yang sangat istimewa. Nilai keistimewaannya terletak dari beberapa hal, sebagai berikut;

Statistics Visitors
  • Today Visit: 16
  • Yesterday Visit: 25
  • Week Visit: 180
  • Total Visit: 139,339

Copyright © 2015. All Rights Reserved.

Alamat: Jln. Tanjung Api-api Pesantren Aulia Cendekia Talang Jambe Sukarami Palembang. | Login Admin