Selamat Datang.......... Silahkan

Di samping mempunyai efek positif bagi fisik, puasa Daud juga mempunyai manfaat secara psikis. Manfaat puasa bagi kesehatan psikis terletak pada kemauan dan kemampuan untuk menahan nafsu. Pesan utama dalam berpuasa adalah pengendalian diri dan menunda kesenangan sementara. Makan, minum dan seks menurut psikolog humanis Abraham Maslow merupakan kebutuhan dasar (basic need) manusia.

Ketika berpuasa ditanamkan prinsip bahwa kitalah yang berkuasa terhadap diri kita (nafsu kita) bukan kita yang dikendalikan nafsu. Manusia diajarkan untuk menjadi raja bagi dirinya sendiri. Bahkan, seorang penggagas konsep kecerdasan emosional, Daniel Goleman, mengatakan jika ada dua sikap yang paling penting harus dimiliki orang di zaman modern adalah pengendalian diri dan kasih sayang.

Pengendalian diri erat kaitannya dengan emosi atau amarah. Orang yang mampu mengendalikan diri berarti orang yang mampu mengendalikan ledakan emosi. Menurut ilmu kedokteran, marah memiliki efek negatif bagi kesehatan jwa maupun fisik. Mereka yang sedang marah, baik yang dipendam maupun yang dimuntahkan, akan memicu rangkaian refleks saraf simpatis, yakni berupa peningkatan kadar hormon katekholamin (adrenalin) dalam darahnya.

Hormon katekholamin ini akan memunculkan refleks siaga yang dapat kita rasakan sensasinya seperti terpacunya irama denyut jantung, otot-otot menegang tekanan darah naik, keringat dingin bermunculan di dahi, pembuluh darah di otot melebar sedang di visceral (organ dalam) menyempit, napas memburu untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya dan daya akomodasi mata menjadi penuh. Semua itu, jika dibiarkan berlangsung lama akan membahayakan kesehatan dan mempercepat proses penuaan.

Statistics Visitors
  • Today Visit: 13
  • Yesterday Visit: 13
  • Week Visit: 201
  • Total Visit: 139,258

Copyright © 2015. All Rights Reserved.

Alamat: Jln. Tanjung Api-api Pesantren Aulia Cendekia Talang Jambe Sukarami Palembang. | Login Admin